Monitorberita.id, Lampung Timur – Kebijakan Polda Lampung yang menyatakan akan bertindak tegas terhadap pelaku begal mendapat dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat dan insan pers di Lampung Timur. Mereka menilai langkah tersebut sebagai peringatan dini yang diperlukan untuk menekan kejahatan jalanan.
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur menyatakan kebijakan itu sebagai langkah humanis karena memberikan sinyal jelas sebelum pelaku melakukan perbuatannya.
“Kan prosedurnya tembakan peringatan, nah ini Polda sudah mengingatkan sebelum pelaku melakukan perbuatannya. Itu bagus, bahkan humanis karena memberi peringatan sejak dini,” ujarnya.
Azzohirri, tokoh masyarakat Lampung Timur yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Lampung Timur periode 2014-2019. Menurutnya, ketegasan aparat perlu diapresiasi selama dijalankan sesuai prosedur dan standar operasional kepolisian.
“Ini bentuk pencegahan. Kalau masyarakat sudah tahu risikonya, diharapkan pelaku berpikir ulang sebelum beraksi,” kata Azzohirri.
Kebijakan tegas terhadap pelaku begal dan kejahatan jalanan sebelumnya disampaikan Polda Lampung sebagai upaya menekan angka kriminalitas yang dinilai meresahkan masyarakat, terutama pada malam hari.
Polda Lampung menegaskan setiap tindakan di lapangan akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku, dimulai dengan tembakan peringatan sebelum tindakan lebih lanjut dilakukan jika pelaku tidak mengindahkan peringatan.
Red
