-->

Notification

×

Iklan

Iklan

SMP Negeri 1 Labuhan Maringgai Keluhkan Menu SPPG MBG Radia Kanza, Harap Evaluasi dari Pemerintah

Selasa, 24 Februari 2026 | Februari 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-24T14:24:21Z

 


Monitorberita.id, Lampung Timur  – Program penyediaan makanan dari SPPG MBG Radia Kanza menuai sorotan di lingkungan SMP Negeri 1 Labuhan Maringgai.


Sejumlah pihak sekolah menyampaikan harapan agar kualitas dan kesesuaian menu dapat dievaluasi, khususnya selama bulan Ramadan.


Ibu Berinisial ( G ) , selaku guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah tersebut, mengungkapkan bahwa pihak sekolah tetap bersyukur atas menu yang diberikan.


“Alhamdulillah kami dapat menu kurma, tempe, ayam karena bulan puasa. Menu kemarin juga dapat ayam, telur rebus, jeruk, sama tahu,” ujarnya Ibu Berinisial ( G ) 

Meski demikian, ia berharap ada penyesuaian lebih lanjut dari pihak penyelenggara maupun pemerintah agar asupan yang diberikan benar-benar mendukung untuk semangat siswa dalam menjalankan ibadah puasa.


“Kalau kita hitung dari pemerintah, harapannya bisa diperbaiki agar anak-anak bisa semangat untuk berpuasa dan lebih disesuaikan dengan peraturan dari pemerintah,” 


Program makanan ini diketahui dikelola oleh SPPG MBG Radia Kanza sebagai bagian dari distribusi konsumsi kepada pelajar. Namun, sejumlah pihak menilai perlu adanya transparansi terkait standar gizi, porsi, serta kesesuaian dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.


Sebagai bentuk keberimbangan informasi, pihak media Busernet.co.id Dan Tim telah mendatangi SPPG MBG Radia Kanza guna meminta tanggapan resmi sebelum pemberitaan ditayangkan. Namun hingga berita ini dirilis, pihak penyelenggara belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi.


Masyarakat berharap pemerintah daerah serta instansi terkait dapat melakukan evaluasi dan pengawasan lebih lanjut agar program penyediaan makanan di sekolah benar-benar memenuhi standar gizi, transparan dalam pengelolaan anggaran, serta mampu mendukung kesehatan dan semangat belajar siswa, terutama di bulan suci Ramadan.


Pihak sekolah sendiri menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk menyudutkan, melainkan sebagai masukan konstruktif demi perbaikan program ke depan. Hingga saat ini, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara SPPG MBG.

Red

×
Berita Terbaru Update