Monitorberita.id, Lampung Timur - Jalan rusak masih menjadi pekerjaan rumah bagi para pejabat daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur masih perlu perhatian serius, terutama pada akses jalan yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat.
Salah satunya adalah ruas jalan Nyampir menuju Tanjung Harapan yang terletak di Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur. Ruas jalan ini merupakan jalur penghubung antar desa yang cukup vital, karena digunakan masyarakat untuk mobilitas ekonomi, pendidikan, serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Selain menjadi jalur penghubung antarwilayah, ruas jalan tersebut juga memiliki nilai strategis karena menjadi akses menuju kawasan pembangunan penting, termasuk proyek strategis nasional Bendungan Marga Tiga yang diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa tahun yang lalu.
Kerusakan jalan tersebut semakin diperparah oleh tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari. Berdasarkan keterangan warga, sedikitnya beratus-ratus unit truk pengangkut hasil bumi, terutama kelapa sawit, melintasi ruas jalan ini. Beban kendaraan berat tersebut membuat kondisi aspal dan badan jalan semakin cepat hancur, berlubang, serta sulit dilalui saat musim hujan.
Komentar datang dari Tokoh Penyimbang Adat Desa Negeri Tua Azzohirri Z.A turut angkat bicara terkait kondisi jalan tersebut. Ia menilai ruas jalan Nyampir–Tanjung Harapan sudah seharusnya menjadi prioritas perbaikan dari pemerintah karena perannya yang sangat vital bagi masyarakat.
“Jalan ini sudah lama rusak dan semakin parah karena setiap hari dilalui ratusan truk sawit. Kami berharap pemerintah tidak menutup mata,” ujar pria yang sering disapa Ayah Heri Kamis (16/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun provinsi, terlebih karena jalur tersebut merupakan akses pendukung kawasan strategis. Menurutnya, keberadaan wakil kepala daerah yang berasal dari Lampung Timur seharusnya menjadi dorongan tambahan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Wakil Gubernur yang merupakan putri daerah Lampung Timur, Jihan Nurlela, diharapkan dapat memberikan perhatian khusus terhadap jalan provinsi ini,” lanjutnya.
Selain itu, Azzoheri juga menyoroti peran wakil rakyat di tingkat provinsi. Ia berharap anggota DPRD Provinsi Lampung, khususnya dari Daerah Pemilihan 8 Lampung Timur yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Lampung, dapat lebih maksimal dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait perbaikan infrastruktur jalan.
“Kami memiliki wakil rakyat DPRD yang dipilih setiap lima tahun sekali, terutama dari Dapil 8 Lampung yaitu Lampung Timur, yang juga terdapat salah satunya menjadi Ketua DPRD Provinsi Lampung, dan kami berharap beliau dapat berkinerja dengan baik dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat jangan hanya sweet promise (janji manis) saat pemilihan” tutup Ayah Heri.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki ruas jalan tersebut. Perbaikan ini dinilai penting demi menunjang keselamatan, kelancaran aktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat.
Pewarta AM
