Monitorberita.id, Tanggamus — Dewan Pimpinan Cabang Barisan Relawan Jalan Perubahan (DPC BARA-JP) Kabupaten Tanggamus bersama sembilan kepala pekon/desa terisolir di wilayah Kecamatan Pematang Sawah membawa harapan baru terkait pembangunan akses jalan bagi ribuan warga yang selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan.
Harapan tersebut menguat setelah kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka ke Labuhan Maringgai pada Jumat, 8 Mei 2026.
Menurut DPC BARA-JP Tanggamus, kunjungan Wapres Gibran tersebut menjadi jawaban sekaligus “gayung bersambut” atas surat permohonan yang sebelumnya telah diajukan kepada Wapres pada 26 Januari 2026 lalu.
Dalam surat tersebut, DPC BARA-JP bersama sembilan kepala pekon/desa meminta perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan pembukaan badan jalan menuju wilayah terisolir di Kecamatan Pematang Sawah.
“Kami berharap suatu hari nanti Mas Wapres bersedia meninjau langsung lokasi yang kami ajukan untuk pembangunan pembukaan badan jalan,” ujar Hamid, salah satu perwakilan dari sembilan kepala pekon/desa terisolir.
Hamid menjelaskan, jalan yang diharapkan masyarakat bukan sekadar akses penghubung wilayah, melainkan menjadi denyut nadi kehidupan bagi kurang lebih 30 ribu jiwa yang selama hampir 30 tahun hidup dalam keterisolasian.
Menurutnya, minimnya akses darat selama ini berdampak besar terhadap sektor ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan masyarakat setempat.
Ia menuturkan, warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan harus menempuh perjalanan laut selama tiga hingga empat jam menuju rumah sakit di Kota Agung. Kondisi tersebut disebut kerap membahayakan keselamatan warga.
“Entah sudah berapa banyak warga yang meninggal di tengah perjalanan saat hendak mendapatkan perawatan medis karena harus terombang-ambing di laut,” katanya.
Selain itu, tingginya biaya transportasi juga menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjual hasil panen. Tidak adanya akses jalan darat turut mempengaruhi keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
Empat persoalan utama, yakni ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan keterisolasian akses jalan, disebut telah disampaikan langsung kepada Wapres Gibran di sela kunjungannya di Lampung Timur.
DPC BARA-JP Tanggamus bersama para kepala pekon berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pesisir terisolir tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Red
