![]() |
| GE |
Monitorberita.id,Lampung Timur – Praktik pengobatan alternatif yang dilakukan GE, warga Desa Tulung Balak, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, menjadi perhatian setelah beredar rekaman yang diterima redaksi yang memperlihatkan adanya tindakan terhadap bagian perut seorang pasien.
Dalam rekaman tersebut, terlihat GE melakukan tindakan pada bagian perut pasien hingga tampak adanya darah yang keluar. Setelah itu, terlihat benda yang disebut-sebut menyerupai batu.
Berdasarkan keterangan yang diterima awak media dari seorang narasumber, pasien sebelumnya mengeluhkan penyakit yang disebut sebagai batu ginjal dan kemudian menjalani pengobatan kepada GE.
Narasumber menyebut, dalam proses pengobatan tersebut, pasien diduga menjalani tindakan pada bagian perut dan disebut telah dilakukan pengangkatan terhadap benda yang diduga batu ginjal.
Namun, setelah tindakan tersebut, pasien disebut masih mengeluhkan rasa sakit. Pasien kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit.
Menurut keterangan narasumber, hasil pemeriksaan di rumah sakit menunjukkan bahwa batu ginjal yang dikeluhkan pasien disebut masih terdapat di dalam tubuh.
Sementara itu, berdasarkan keterangan warga sekitar, pasien yang datang untuk berobat ke tempat GE disebut bukan berasal dari lingkungan sekitar Desa Tulung Balak.
“Yang berobat itu orang jauh. Kalau orang-orang dekat sini tidak ada yang berobat,” ujar salah seorang warga sekitar kepada awak media.
Keterangan serupa juga disampaikan salah seorang perangkat desa setempat. Ia mengaku mengetahui GE sebagai seseorang yang menurutnya memiliki ketertarikan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan klenik. Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui jika GE menjalankan praktik pengobatan alternatif.
“Setahu saya dia suka sama klenik, kalau adanya pengobatan saya tidak tahu,” ungkap perangkat desa tersebut.
Untuk memperoleh klarifikasi, awak media kemudian mengkonfirmasi langsung kepada GE terkait aktivitas pengobatan yang dilakukannya.
Saat ditanya mengenai kegiatannya, GE membenarkan bahwa dirinya melakukan pengobatan alternatif.
“Di sini pengobatan alternatif,” ujar GE Rabu, (16/9/2026).
Ketika ditanya mengenai media atau alat yang digunakan dalam melakukan tindakan tersebut, GE menjelaskan bahwa dirinya tidak menggunakan alat bedah seperti pisau maupun gunting.
“Saya berdoa, bertawasul, kemudian kalau ada petunjuk saya lakukan. Tidak menggunakan pisau, gunting atau yang lainnya seperti alat bedah,” jelasnya.
Pernyataan GE tersebut menjadi klarifikasi dari pihak yang bersangkutan mengenai metode pengobatan yang dilakukannya.
Sementara itu, mengenai tindakan yang terlihat dalam rekaman serta dugaan adanya pengangkatan batu ginjal, diperlukan pemeriksaan medis untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Begitu pula mengenai dugaan bahwa batu ginjal pasien masih ada setelah menjalani pengobatan, hal tersebut perlu dibuktikan melalui hasil pemeriksaan medis yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari Dinas Kesehatan maupun pihak berwenang terkait praktik pengobatan alternatif tersebut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi GE maupun pihak terkait lainnya apabila terdapat informasi yang perlu diluruskan.
Tim
